Supernova Yang Tak Dapat Diraih
Beribu bintang yang datang silih berganti
tak satupun yang berbinar memancarkan senyuman
tatkala masa itu datang
diri ini mempertanyakan sanggupkah supernova tersenyum memancarkan apik cahayanya
lembut tapi tak dapat dirasakan
tenang namun juga menghanyutkan
tertutup dan sulit ditebak akan kemana lajunya
sebuah permintaan yang sulit tuk ditolak
sebuah kiasan hati yang membuat pikiran terbelenggu
terbelenggu diantara fana dan harapan
antara keinginan dan asa
antara luapan khalbu yang tak dapat terungkap
soul dan jiwa terasa terikat di jurang paling dalam
antara ruang dan waktu
antara kegelapan tanpa cahaya apapun
jikalau ruang pikiran ini bisa memilih
jangan biarkan cahaya itu lewat
cahaya dimana panas yang dapat membakar tangan
cahaya yang dapat membuat pikiran serasa menjadi mati
cahaya yang tak mampu menyinari harapan
cahaya dimana hanya fatamorgana yang dirasa
wahai supernova lewatlah dibelakangku
jangan biarkan diri ini tepat memandang di depan cahayamu
tapi biarkan diri ini merasakan hangatnya cahaya darimu


February 20th, 2010 | Bukan Puisi | Trackback