Kuldesak Egomu
Senyum dari rasa yang memudar
kemarahan dari sedih yang tak terungkap
harapan yang ditunggu tak jua datang
bertahan ataukah putus asa
gelisah menjadi teman hidupmu setiap hari
hati menangis menjadi teman imajinasimu demi menghilangkan galaumu
berharap pada sesuatu, tapi tak dapat diraih
pikiranmu melayang, tapi tak dapat terbaca
kau selalu berkata manis, tapi hatimu perih
kau selalu berkata bahagia, tapi jiwamu menangis
rasa dan kalbu menyatu seperti kapal
keras karam menghantam, pendirianmu goyah
terpuruk namun tak bisa mengembalikan seperti sedia kala
mencoba berubah tapi bayang masa lalu masih teringat jelas
mencoba lupakan tapi hati selalu teringat
akankah datang keajaiban miracle ?
keajaiban datang bukan dari pengharapan
semua ini adalah takdir dari-NYA
takdir selalu berkata takdir
apakah itu alasan yang dapat kau sampaikan ?
takdir bukan untuk ditunggu
tapi takdir itu harus diciptakan sendiri
wahai jiwa yang merasa
marahlah demi menghilangkan rasa sedih dan pilumu
keluarkan setan yang selalu engkau belenggu
malaikat tak selamanya baik
itulah mengapa kita disebut nass manusia
yang punya amarah dan nafsu
Ego, itulah egomu …


January 20th, 2010 | Bukan Puisi | Trackback